Tampilkan postingan dengan label 19. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label 19. Tampilkan semua postingan

Minggu, 03 Februari 2013

Mandiri

bukan, ini bukan post tentang bank. tolong dipahami.

jadi beberapa hari yang lalu saya baru menyadari beberapa hal secara jelas;

"saya tua, saya sudah tidak bisa lagi dianggap anak kecil, dan saya berumur 19 tahun. bukan 18 tahun."

kesannya sepele, tapi hal-hal ini sangat menakuti saya. 

Saya sudah harus memikirkan bagaimana mencari uang sendiri, saya harus memikirkan bagaimana cara  untuk menabung, apakah saya nantinya menjadi lulusan kuliah yang baik sehingga dapat mencari pekerjaan yang baik. it's too much.

dan sebulan yang lalu saya membaca tweet seseorang yang menyatakan bahwa ketika anda berumur 18 tahun keatas, anda harus memikirkan diri anda sebagai orang dewasa dan jangan mengeluh ketika tidak ada orang yang bisa anda percaya.

which is true, tetapi tahun lalu saya belum membaca tweet ini dan merasa 

" ya saya kan pas berumur 18 tahun, diatasnya baru seharusnya saya merasa seperti itu."

saya panik.

akan menjadi apa nanti ketika saya dewasa?

apakah saya akan bisa hidup tanpa meminta uang sedikitpun dari orangtua saya?

hal-hal tersebut memasuki pikiran saya, namun ada satu hal yang pasti ingin saya lakukan dengan diri saya sendiri.

"saya ingin bekerja di bidang yang saya gemari"


setelah saya berpikir beberapa hal tersebut pada akhirnya saya berusaha untuk mencari uang dengan kegemaran saya, yaitu menulis.

katakanlah newbie, belum tentu dapat uang atau tidak, dan hal lainnya.

tetapi saya merasa, setidaknya saya telah mencoba untuk mencari uang dengan hal yang saya gemari dan saya lakukan dengan senang.

toh  jika pada akhirnya saya tidak mendapatkan uang, saya masih mendapat pengalaman serta rasa thrill dalam menunggu apakah saya mendapat uang atau tidak bukan?

sebenarnya, saya cuma tidak mau sering-sering meminta uang kepada orangtua. kasian dan ga enak, sama sekali

Kamis, 24 Januari 2013

Mature

i'm not gonna speak about how harsh life it is or how harsh anything. But i want to talk about being mature.

Mature isn't about cut the fun about yourself or even trying to look like an adult. it is different.

Once i talked to my friend and he said to me that

" i like being a kid"

i'm a big liar if i say i didn't agree on that.

when you're a kid, you got every privileged, everything that you want. But now you start to think about career, job, family for your own and that scares me.

it's not because i'm already 19 and i'm old so i have to think of that, no. It's because now i see the reality that i have through; the only person that gonna make you through life, is actually just yourself.

i love being a kid, i do.

but now something hit me, big time that makes me realize i have to stop being a kid. like i said before it's not about stop being playful or fun, it's about being more sensitive about your life, and only being self centered if it's about your future, only about your future.

stop thinking about unimportant things and just live.

i know it's sounds like bullshit but now i how it feel like. really stop being selfish yet know how others react about kinds of stimulus and why.

actually it's more about stop over think yet still being sensitive.

i know it sounds ridiculous but i can relate to that, and i wish i'll able to be like what i said in this post

Minggu, 20 Januari 2013

Special

so i still want to talk about my birthday, well i had a lovely lunch with lovely people.

thank you peeps, especially my mom and my dad also a little bit of you bf.

anyway, i rant a lot yesterday didn't i? oh well it's me, it's the truth and i won't take that back.
why? because it felt so good when i posted that yesterday, i feel no regret at all.







yes it's food everywhere, and i'm so full till now, but still excited and happy :)

i just want to say something that, little things do matter. i know it sounds cliche but little things for ME do matter.

because with that little things you can measure something, little by little. it doesn't means big things don't matter because it's still has the same value as the little things, but people used to forgot that small things matter.

actually everything matter, big or little, it just people should remember that we value something by whole not just by seeing the big things.

and for me i can say that people care about me with their little gesture and i'm blessed for that

i feel special on my special day, thank you


Sabtu, 19 Januari 2013

Harsh Truth about Birthday

okay first of all screw my post about negativism and my kind of unsettle mind about should or not i post about something that have a negativity-ish about it.

screw that, this is not about someone it's about me, my birthday me, and the truth.

here we go.

today is my birthday, hooray, the end.

i hate my birthday, i hate being excited about my birthday, and everyone let me down at my so called special day.

seriously, i really hate it.

maybe it's because it's my special day, i expect people to care, i expect people to act different toward me, and the point about all of that, i expect something more.

it's hard, it's f*ing hard.

on 19th January during the day, i expect nothing, i really don't.

but when the night comes and ya you know all of a sudden i remember,

"tomorrow is my birthday, what should i wear? should i ask my friends to come? are they gonna come to my house? will i get a lot of presents? what kind of cake that i'll have? do people remember about my birthday?"

stupid thoughts.

i just wish i can skip this date, 20th January, so people will forget, and i have zero expectation about people.

this is the reality believe or not even you said that you don't care about your birthday, deep down inside, you do care, even just a little.

and it's really an unpleasant feeling, when you know nobody really care.

Kamis, 17 Januari 2013

19 Wishlist

so i'll be 19 on 20th January, not so young but not that old right?

and because of that i want to dream about a wishlist for my birthday, it's necessary right?



1. Rookie Book




2. a big Black Leather bag


Image 1 of ASOS STORY Heels
Image 1 of ASOS VIEWPOINT Flatform SandalsImage 1 of ASOS MUSIC Metallic Flat Shoes


3. shoes, anything simple but not heels or wedges




4. Jirachi doll or Totoro pillow





5. Ticket to Love Garage ft YYYs or Breakbot




6. a simple necklace



7. Meet Maria Van Nguyen or maybe just talk to her via email?



8. Spend a whole week in Studio Ghibli Museum or Disneyland




9. Full set of Studio Ghibli's original dvd set



10. Moleskine




11. NYX green photo loving primer or makeup forever liquid foundation HD that fits my tone skin




12. a small painting travel kit





13. 1Q84






14. Diana+ 35mm Back

Sabtu, 14 Juli 2012

Nostalgia


I love you more than words. And I am a big fan of words.
— Joe Dunthorne, Submarine
sepertinya setelah nulis ini, saya akan mulai meruntuhkan dinding perlindungan saya, atau lebih tepatnya orang-orang di internet yang tahu mengenai blog saya atau kepo dengan diri saya akan tahu banyak hal tentang saya , atau lebih tepatnya tahu mengenai saya dan cinta :)

Daripada perasaan yang sedang meluap-luap dipendam, lebih baik dikeluarkan bukan? Ada beberapa orang mengeluarkan lewat musik, gambar, sedangkan saya melalui kata. Bukan verbal, karena saya lebih mampu mengungkapkan perasaan saya lewat tulisan dibanding ucapan.

Kenapa tiba-tiba saya ingin menuliskan perasaan saya mengenai cinta? Well, sebenarnya itu hal paling simple, karena saya sedang mengalami masa bunga-bunga serta kupu-kupu meski hubungan saya dan pacar saya sudah lebih dari 2,5 tahun. Dan serta hari ini sebuah lagu terdengar di radio, pacar saya hafal lyric lagunya dan saya merasa seakan zaldy 2.5 tahun yang lalu sedang menyanyikan hal ini, atau mungkin 3 tahun? wow sudah lama sekali.

Lalu mengapa juga saya tiba-tiba ingin menuliskan ini dalam blog padahal saya pernah bilang betapa takutnya saya membuka diri saya sendiri dalam blog? Karena pada intinya saya tulis dalam blog atau tidak, saya masih ingat perasaan saya pada nantinya saya membaca post ini, nantinya saya putus, atau terus pacaran dengan pacar saya sekarang, tidak ada yang tahu. Yang saya tahu, saya benar-benar berusaha untuk membenahi diri saya, dengan menuliskan ini sekarang, jika nantinya saya putus mungkin post ini akan saya save dibagian draft atau di word sebagai kenangan, jika saya sedang bertengkar dengan pacar saya, saya akan menyadari betapa saya pada saat menulis post ini sedang mengalami rasa jatuh cinta lagi.

astaga, disini saya dan zaldy terlihat sangat muda, hitam, dan kurus.

Saya sebenarnya kurang tahu harus memulai darimana. Mungkin bisa dimulai dari bagaimana saya akhirnya memilih untuk menjalani hubungan pacaran pada tanggal 19 Oktober 2009.

Saya bukan wanita single, proudly to say, saya waktu itu pacar orang lain haha, tetapi zaldy pada saat itu memberikan rasa nyaman, rasa peduli, dan rasa sayang yang pacar saya pada saat itu tidak berikan. Long story short, saya putus dan tidak sampai satu bulan saya menjalani hubungan dengan zaldy. Terkesan terburu-buru? Terkesan terlalu mudah melupakan pacar saya yang dulu? Terlalu egois? Terlalu selingkuh? Zaldy bukan pelampiasan? Jujur, saya juga shock saat saya menyadari saya belum sebulan putus dengan mantan saya yang dulu, tetapi entah mengapa hal itu terasa benar.

Meski terasa benar, setelah kami memutuskan untuk menjadi pacar, kami baru sadar kekurangan masing-masing, kelebihan masing-masing, serta harapan masing-masing. Kami berdua bukan orang yang paling sabar maupun tidak keras kepala; Kami keras kepala, kami mudah marah, dan kami tidak ada yang mau kalah. Namun untuk saat ini kami sudah mulai memahami maupun mengerti cara meredam amarah satu sama lain.
look! still skinny and black

Perjalan menuju satu tahun merupakan yang terberat menurut saya, mungkin kami terlalu cepat untuk menjadi pacar sehingga kami tidak tahu banyak mengenai personality satu sama lain, hal itu menyebabkan banyaknya emosi, romansa, air mata, dan amarah. Tetapi rasa sayang dan romansa paling terasa pada tahun ini, meski kami juga sering kali marah satu sama lain.


fatter :)
Menuju tahun kedua adalah roller coaster, ada periode-periode tertentu dimana kami berdua sangat senang, namun ada saatnya kami merasa sudah cukup satu sama lain. Karena menuju tahun kedua merupakan tahun perubahan; kami lulus dari SMA, bsd-depok, jarang bertemu, rasa cemas saat kuliah tiba dan hal lainnya.



see? getting fatter and fatter

Untuk tahun ini, menuju tahun ketiga, semua terkesan lebih dewasa rasanya, kami lebih banyak memahami, kami lebih banyak kompromi, banyak meluangkan waktu sendiri, dan rasanya romansa sudah jarang ada didalam sehari-hari kami, tapi lucunya adalah meski kejutan, obrolan manis, dan hal-hal lainnya yang kekasih sering lakukan sudah kami jarang lakukan, namun saya masih merasa rasa sayang yang sama sejak dahulu, sejak tanggal 19 Oktober 2009. Meski ia tidak mengucap kata cinta atau hal lainnya, saya mengerti dari perilakunya, meski kadang masih membuat saya bingung sebenarnya zaldy serius, bercanda atau hanya memang sudah dari sifatnya pacar saya menyebalkan :p meski tingkat kegilaan kami masih sama, namun pada saat ini, kami sudah mengetahui watak satu sama lain, jadi tidak ada lagi kejutan jika saya melakukan A atau zaldy melakukan B dan lainnya.

Sebenarnya inti dari saya menulis ini bukan untuk menceritakan masa lalu, atau hal lainnya, ini lebih kepada : 
"banyak hal yang saya pendam mengenai rasa sayang saya terhadap pacar saya, namun saya terlalu malu untuk mengungkapkannya ke pacar saya, dan lebih baik saya ungkapkan disini sebelum saya meledak"

Zaldy itu seperti sesuatu yang lengkap, ia layaknya kakak atau adik perempuan saya, kakak atau adik laki-laki saya, sahabat/bro saya, guru, serta seorang pacar. Dan ia benar-benar mengerti saya.

Hal ini juga sebenarnya untuk mengubah semua pandangan orang terhadap saya dan pacar saya, karena setiap kali orang bertanya:

"zka, lo sama pacar lo kayak gimana sih pacarannya?"

"ah dia mah kayak bro gue, sobi abis"

Kali ini saya akan merevisi jawaban saya:

"zka, lo sama pacar lo gimana sih?"

"kayak pacar biasa, cuma yang kita udah lebih lama jadi terasa kayak sahabat, meski kita berdua tahu tanpa harus ngomong, kita saling sayang."


falafelylizard


Sabtu, 18 Februari 2012

Go.

halo, maaf ya udah beberapa hari udah ga ngupdate ( berasa ada yang baca haha) lagi sedikit sibuk ehe, dengan kegiatan yang ada diatas (literally baru beberapa jam dari acara tersebut), dan berusaha membiasakan jadwal kuliah haha, so here we go :)

saya baru aja merasakan transisi, bukan transisi dari semester 1 ke semester 2, tapi transisi hati (hoek), tapi ini serius.

entah bagaimana caranya dan gimana, cuma saya bisa let go beberapa hal yang sedang saya hadapi, saya bisa let go untuk beberapa hal yang saya rasa ga bisa ubah gimanapun caranya meski jujur pas pertama rasanya sulit banget ngerasain itu tapi sekarang plong bener-bener lega karena saya berpikir "oh ok, setidaknya jika nanti saya dikasih kesempatan untuk bisa mengubah, pasti saya ubah kok" bukan tanpa usaha pikiran ini juga, tapi setidaknya saya memiliki cara berpikir yang baru untuk menghadapi hal tersebut.

mengikhlaskan bahwa ga semuanya harus selalu yang seperti kita harapkan, dan jujur saya alhamdulillah banget dengan cara berpikir ini karena kayak yaudah; yaudah ini bukan dalam kata pasrah tapi lebih kedalam just enjoy it.

Let go ini bukan hal yang mudah, bener-bener sulit karena saya itu orangnya super duper sulit berubah dan super keras kepala, cuma entahlah mungkin keadaan atau lingkungan yang bisa membuat saya berpikir seperti ini tapi setidaknya cara berpikir ini adalah hal yang positif :)

anyway acara hari ini super seru :) dan gatau senang aja kalau kata populernya itu, senang itu sederhana.

oh ya untuk pacar, selamat 19 ya! terus bayi ya :3
falafel :)